Arsip untuk Maret 21st, 2008

Pembinaan UKM

Ekonomi Indonesia dinilai banyak kalangan sudah mulai membaik, pertumbuhan ekonomi mulai meningkat, pasar modal mulai bergairah, investasi membaik tapi semuanya hanya bergerak pada tataran makro ekonomi. kondisi makro ekonomi mungkin lebih berpengaruh secara nyata pada 10% rakyat Indonesia yang memiliki modal. Apa arti realisasi investasi bagi rakyat kecil yang sehari-harinya masih makan nasi aking?

Pemerintah seharusnya tidak melulu berorientasi pada kondisi makro ekonomi tapi lebihlah fokus pada hal yang lebih sederhana dan efektif yaitu keterpenuhan kebutuhan pokok setiap rakyat Indonesia. Keterpenuhan kebutuhan pokok secara kasar dapat disimplifikasi menjadi ketersediaan lapangan kerja. Tingkat pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi yang menurut BPS angka pengangguran terbuka pada agustus 2007 mencapai 10,01 juta orang. banyak hal yang dapat pemerintah lakukan dalam penyediaan lapangan kerja baru. salah satu yang efektif adalah pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang memiliki multiply effect lain dalam pengembangan ekonomi jangka pendek dan menengah disamping penanaman modal asing dan dalam negeri.

Namun, kenyataannya UKM dengan segala potensinya masih berada pada posisi marjinal dalam perekonomian kitaterutama dalam tataran kebijakan pemerintah. Posisinya yang lemah terutama dalam hal akses permodalan. UKM belum sepenuhnya bankable. Pemerintah seharusnya memberikan payung hukum bagi perbankan untuk menerapkan aturan relaksasi kredit bagi IKM.

Selama ini, syarat administrasi UKM dalam mengakses permodalan dirasakan memberatkan sepeti nilai jaminan kredit yang rata-rata diatas 125% dari nilai kredit dan penyitaan aset jika mengalami kredit macet yang dapat menjadi celah oknum yang ingin memiliki aset UKM. Perbankan memberikan alasan bahwa biaya untuk kredit  membutuhkan jaringan luas dan sumber daya manusia yang lebih banyak jika berhadapan dengan UKM. Hal seperti ini menyebabkan UKM sulit menjaga kontinuitas dan kuantitas pasokan produk yang selanjutnya menghambat pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah.

UKM adalah kelompok usaha yang masih membutuhkan pembinaan, bimbingan, dan fasilitas dari pemerintah. UKM mengalami banyak kendala dalam pengembangannya seperti masalah standar kompetensi, kurangnya akses informasi, pemasaran infrastruktur serta aspek teknis.

Standar kompetensi dan kurangnya akses informasi adalah kendala UKM dalam menembus pasar eksporsehingga mengurangi kesempatan memperluas akses pemasaran, masalah infrastruktur juga dapat menjadi penghambat dengan menimbulkan ekonomi biaya tinggi bagi pelaku UKM sehingga daya saing produk menjadi rendah. sedangkan kelemahan dalam aspek teknis dapat termanage jika UKM mau menggunakan jasa konsultan.

UKM selama ini dirasa enggan memanfaatkan jasa konsultan. Hal ini lebih diakibatkan ketidakmampuan membayar jasa konsultan, sebaran konsultan dan jasa konsultan yang kurang sesuai dengan kebutuhan padahal pemerintah sudah mulai mengadopsi program diagnosis UKM dari Jepang yaitu shin-dan-shi yang sesuai peraturan menteri perindustrian No.37 tahun 2006 biaya yang dikenakan pada IKM hanya sebesar 10% sisanya ditanggung pemerintah.

UKM yang kuat dapat berperan signifikan dalam perekonomian. Mitsuru Takeuchi, ketua komite ekonomi APEC pernah mengatakan bahwa tatanan ekonomi baru dunia sangat terkait dengan perkembangan UKM dan hal ini tidak dapat dilepaskan dari basisi teknologi informasi. Dalam perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat, fleksibilitas UKM dapat lebih teruji karena justeru perusahaan skala kecil yang dan menengahlah yang lebih mampu dengan cepat menyesuaikan diri daripada perusahaan besar.

Setengah dekade terakhir menunjukkan betapa besar daya serap tenaga kerja UKM sedangkan di saat yang bersamaan perusahaan besar cenderung mengurangi jumlah pekerja. mungkin kaitannya dalam hubungan UKM dengan usaha besar yang telah mempunyai pangsa pasar ekspor dalam memasok komponen bagi kegiatan produksinya. Model pembinaan UKM harus lebih ditekankan pada model kemitraan strategis yaitu keduanya harus mempunyai kedudukan yang sejajar.

selamat datang Kosovo!

Jumlah negara di dunia kini bertambah satu. kosovo menjadi negara termuda terhitung mulai 16 februari 2008 saat perdana menteri Hashim Thaci resmi mendeklarasikan kemerdekaan. Kosovo adalah bekas provinsi di serbia dengan mayoritas penduduknya adalah etnis Albania yang beragama islam, 90% dari sekitar dua juta penduduk. Saat masih bergabung dengan yugoslavia, kosovo mendapat status otonomi khusus. namun ketika Yugoslavia pecah status tersebut hilang. Serbia sebenarnya kembali menawarkan status otonomi khusus tapi kosovo lebih memilih untuk merdeka.

Banyak negara yang mengakui dan banyak pula yang menolak kemerdekaan Kosovo. banyak negara barat yang mengakui kemerdekaan kosovo seperti Amerika, inggris, Jerman, Italia dan Perancis. Sedangkan negara yang getol untuk tidak mengakui kemerdekaan kosovo adalah negara-negara yang memiliki masalah separatisme seperti Rusia, yunani, Rumania, Siprus, dan Spanyol. Rusia yang merupakan anggota tetap dewan keamanan PBB yang menolak kemerdekaan kosovo berargumen bahwa pengakuan terhadap kemerdekaan kosovo akan menumbuh-suburkan gerakan separatis di seluruh dunia seperti yang pernah disampaikan Kementrian luar Negeri Rusia pada 19 maret 2007 “kemerdekaan kosovo akan menimbulkan reaksi balik yang hebat bagi kestabilan Eropa”.

Terlepas dari segala pro kontra deklarasi kemerdekaan Kosovo, selamat buat seluruh rakyat Kosovo!

membangun dengan sukuk

Setiap tahun kita dibuat iri dengan negara tetangga kita Malaysia dengan penyelenggaraan ajang F1 di sirkuit Sepang. Tapi tahukah kita jika pembangunan sirkuit Sepang yang megah dengan tribun menawan itu dibangun dengan Sukuk?

Sukuk sebagai salah satu instrumen investasi di Indonesia belumlah terkenal luas , menjadi penting bagi kita untuk mengetahui apa itu sukuk sebenarnya.

Sukuk adalah sertifikat yang merupakan bukti kepemilikan yang tidak dibagikan atas suatu kekayaan atau aktiva melainkan atas hak manfaat serta  jasa-jasa atau kepemilikan atas suatu kegiatan investasi atau proyek tertentu. Lanjutkan membaca ‘membangun dengan sukuk’