Pembinaan UKM

Ekonomi Indonesia dinilai banyak kalangan sudah mulai membaik, pertumbuhan ekonomi mulai meningkat, pasar modal mulai bergairah, investasi membaik tapi semuanya hanya bergerak pada tataran makro ekonomi. kondisi makro ekonomi mungkin lebih berpengaruh secara nyata pada 10% rakyat Indonesia yang memiliki modal. Apa arti realisasi investasi bagi rakyat kecil yang sehari-harinya masih makan nasi aking?

Pemerintah seharusnya tidak melulu berorientasi pada kondisi makro ekonomi tapi lebihlah fokus pada hal yang lebih sederhana dan efektif yaitu keterpenuhan kebutuhan pokok setiap rakyat Indonesia. Keterpenuhan kebutuhan pokok secara kasar dapat disimplifikasi menjadi ketersediaan lapangan kerja. Tingkat pengangguran di Indonesia masih tergolong tinggi yang menurut BPS angka pengangguran terbuka pada agustus 2007 mencapai 10,01 juta orang. banyak hal yang dapat pemerintah lakukan dalam penyediaan lapangan kerja baru. salah satu yang efektif adalah pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang memiliki multiply effect lain dalam pengembangan ekonomi jangka pendek dan menengah disamping penanaman modal asing dan dalam negeri.

Namun, kenyataannya UKM dengan segala potensinya masih berada pada posisi marjinal dalam perekonomian kitaterutama dalam tataran kebijakan pemerintah. Posisinya yang lemah terutama dalam hal akses permodalan. UKM belum sepenuhnya bankable. Pemerintah seharusnya memberikan payung hukum bagi perbankan untuk menerapkan aturan relaksasi kredit bagi IKM.

Selama ini, syarat administrasi UKM dalam mengakses permodalan dirasakan memberatkan sepeti nilai jaminan kredit yang rata-rata diatas 125% dari nilai kredit dan penyitaan aset jika mengalami kredit macet yang dapat menjadi celah oknum yang ingin memiliki aset UKM. Perbankan memberikan alasan bahwa biaya untuk kredit  membutuhkan jaringan luas dan sumber daya manusia yang lebih banyak jika berhadapan dengan UKM. Hal seperti ini menyebabkan UKM sulit menjaga kontinuitas dan kuantitas pasokan produk yang selanjutnya menghambat pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah.

UKM adalah kelompok usaha yang masih membutuhkan pembinaan, bimbingan, dan fasilitas dari pemerintah. UKM mengalami banyak kendala dalam pengembangannya seperti masalah standar kompetensi, kurangnya akses informasi, pemasaran infrastruktur serta aspek teknis.

Standar kompetensi dan kurangnya akses informasi adalah kendala UKM dalam menembus pasar eksporsehingga mengurangi kesempatan memperluas akses pemasaran, masalah infrastruktur juga dapat menjadi penghambat dengan menimbulkan ekonomi biaya tinggi bagi pelaku UKM sehingga daya saing produk menjadi rendah. sedangkan kelemahan dalam aspek teknis dapat termanage jika UKM mau menggunakan jasa konsultan.

UKM selama ini dirasa enggan memanfaatkan jasa konsultan. Hal ini lebih diakibatkan ketidakmampuan membayar jasa konsultan, sebaran konsultan dan jasa konsultan yang kurang sesuai dengan kebutuhan padahal pemerintah sudah mulai mengadopsi program diagnosis UKM dari Jepang yaitu shin-dan-shi yang sesuai peraturan menteri perindustrian No.37 tahun 2006 biaya yang dikenakan pada IKM hanya sebesar 10% sisanya ditanggung pemerintah.

UKM yang kuat dapat berperan signifikan dalam perekonomian. Mitsuru Takeuchi, ketua komite ekonomi APEC pernah mengatakan bahwa tatanan ekonomi baru dunia sangat terkait dengan perkembangan UKM dan hal ini tidak dapat dilepaskan dari basisi teknologi informasi. Dalam perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat, fleksibilitas UKM dapat lebih teruji karena justeru perusahaan skala kecil yang dan menengahlah yang lebih mampu dengan cepat menyesuaikan diri daripada perusahaan besar.

Setengah dekade terakhir menunjukkan betapa besar daya serap tenaga kerja UKM sedangkan di saat yang bersamaan perusahaan besar cenderung mengurangi jumlah pekerja. mungkin kaitannya dalam hubungan UKM dengan usaha besar yang telah mempunyai pangsa pasar ekspor dalam memasok komponen bagi kegiatan produksinya. Model pembinaan UKM harus lebih ditekankan pada model kemitraan strategis yaitu keduanya harus mempunyai kedudukan yang sejajar.

About these ads

1 Response to “Pembinaan UKM”


  1. 1 infogue April 10, 2008 pukul 2:53 pm

    Artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://www.infogue.com

    http://www.infogue.com/bisnis_keuangan/pembinaan_ukm/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: