Langkah pertama yang sulit buat timnas Italia di gelaran EURO tahun ini. datang dengan harapan dan beban besar sebagai penyandang gelar juara dunia, Italia takluk 0-3 di tangan Belanda. Gol pertama dibuka Wesley Sneijder pada menit 26′, gelandang serang yang menjadi penentu kreativitas belanda, selanjutnya Rutje dan Giovani Van Bronckhorst menggandakan skor di menit 31′ dan 79′.
Pertandingan yang layak disebut “final dini” ini berjalan menarik dengan tempo cepat. Belanda benar benar berhasil menggugurkan anggapan semakin memudarnya gaya total football kreasi Rinus Michels di timnas Belanda. Catenaccio Itali mereka hancurkan dengan 3 gol.
Italia yang sejak babak pertama sudah ketinggalan 2 gol tidak mampu mengejar ketertinggalan bahkan Van Bronckhorst mampu menambah gol Belanda melalui counter attack apik setelah sebelumnya Edwin Van Der Sar mampu menepis tendangan bebas Andrea Pirlo.
Kiper manchester united yang telah memiliki 125 caps di timnas, Edwin Van der sar, bermain cemerlang dengan banyak menggagalkan banyak peluang bomber itali termasuk Luca Toni yang musim ini sukses mencetak 39 gol di Muenchen.
Italia yang tergabung dalam grup maut bersama Prancis, Belanda, dan Romania adalah tim yang selalu diunggulkan di tiap turnamen tak terkecuali Euro kali ini. namun, timnas Italia terakhir merebut gelar eropa 40 tahun yang lalu. Hasrat untuk mengakhiri puasa gelar dan keinginan untuk menyandingkannya dengan trophy piala dunia seperti yang pernah dilakukan Jerman dan Prancis menjadi beban psikologis buat pemain Italy.
Kekalahan di pertandingan perdana membuat langkah Italia semakin sulit. Italia masih harus berhadapan dengan Prancis yang menjadi musuh bebuyutannya sejak 1998 serta underdog Rumania yang berhasil menahan tanpa gol Prancis di pertandingan pertamanya.














Komentar Terakhir