Halaman Arsip 2
Balik dari Facebook
Diterbitkan November 18, 2008 blog 10 CommentsTags: blog, facebook, hiatus, petak
Senang juga akhirnya bisa posting lagi. Setelah kira-kira dua bulan hiatus, atau apalah sebutannya kalo lagi males Blogging. Sepertinya om Tuyi juga sudah mulai kangen dengan Saya . kwkakk.. *Lebaran kemarin saya sempat lewat bulakamba lho om*
kalo sekarang rasanya saya sudah dapat lagi gairah untuk Blogging. Jadi ingat postingannya Mas Achoey dulu yang intinya seorang Blogger butuh konsistensi untuk bisa terus ngeblog dan memang buat saya pribadi konsistensi sudah lama jadi masalah pribadi.
Tapi kali ini bukan itu alasan saya kabur dari petak. Saya keranjingan Facebook!. Asyiknya nge-facebook sempat sukses menggantikan mood ngeblog saya. Ga heran lagi baca artikel di Detik Kalo popularitas situs jejaring social seperti facebook juga sukses menggeser dominasi situs porno.
*tapi bukan berarti Blog saya ini porno
*
Gara-gara Facebook jatah ngenet saya yang biasanya buat Blogging dan Googling semuanya teralihkan. Untuk buka FB dan Blog bersamaan tentu ga sempat. Saya masih punya prioritas sendiri, kuliah. Saya khan mahasiswa yang ikutan Ngeblog bukan blogger yang ikutan nge-mahasiswa. ![]()
Sekarang saya kembali ke Petak, bukannya karena sudah mulai bosan dengan FB tapi sedikit Karena terpaksa. Akses untuk Log-in FB lewat wireless kampus sekarang sudah mulai berat maklum jatah gratis tapi untungnya tidak untuk WordPress. makanya sekarang saya mau balikan (dengan sedikit terpaksa)
999 Muda Praja IPDN Dikukuhkan
Diterbitkan September 26, 2008 ipdn 12 CommentsTags: iip, ipdn, jatinangor, pamong, praja
SUMEDANG, KAMIS - Sebanyak 999 muda praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri dikukuhkan oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto di kampus IPDN Jatinangor dalam sebuah upacara yang dihadiri ribuan keluarga praja serta tamu undangan, Kamis (25/9). Angkatan tersebut adalah angkatan yang dikukuhkan setelah IPDN tidak menerima pendaftaran selama setahun akibat kasus kekerasan yang mendera.
Dalam sambutannya, Mardiyanto mengharapkan agar para muda praja menjadi pamong yang menjadi ujung tombak pemerintahan di daerah. Selain itu, para praja dituntut memiliki kepekaan sosial, cerdas serta jujur.
Mulai angkatan 2008 ini, beberapa perubahan yang terasa adalah penjurusan sejak tahun ke dua. 400 praja akan disebar ke empat provinsi lain yaitu Sumatera Barat, Riau, Sulawesi Utara, serta Sulawesi Selatan. Mardiyanto menjelaskan, upaya tersebut bertujuan mengatasi rasio praja dengan pengasuh yang masih timpang serta mempersiapkan para praja untuk terjun langsung ke lapangan. (ELD)
Sumber : Kompas
Birokrasi Award
Diterbitkan September 18, 2008 pemerintahan 7 CommentsTags: Birokrasi, birokrat, daerah, departemen, jawa pos, media, otonomi, pers
Setelah cukup berhasil mendorong dan memunculkan kompetisi inovasi yang sehat antar daerah untuk maju di era Otonomi Daerah melalui program anugerah Otonomi Awardnya, jawa Pos group kembali berinovasi.
Kali ini Jawa Pos Group melalui Institute of Bureaucracy Reform (IBR) yang dikelola Indo pos menggelar sebuah forum penghargaan yang diberikan kepada para birokrat eselon I yaitu Dirjen di departemen maupun kementerian strategis yang diberi nama Birokrasi award.
Sebuah peran baru diambil media Indonesia untuk mewujudkan birokrasi yang sehat. Upaya pers dalam mendorong perbaikan dalam kinerja birokrasi di tanah air tidak lagi hanya lewat kritikan di media massa tapi juga melalui sebuah bentuk apresiasi bagi birokrat yang meiliki kinerja baik.
Birokrasi Award jadi salah satu kontribusi pers demi Birokrasi yang sehat dan bermartabat. Anugerah ini pertama kalinya digelar Kamis malam kemarin (11/9). Ada delapan kategori penilaian yang dilakukan yaitu Statemanship, integrity, visionary, leadership, followership, kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kategori kompetensi sosial yang sekaligus menjadi kategori penerima award.
Pemenang untuk kategori kenegarawanan atau statesmanship diberikan kepada Masnellyarti Hilman, deputi Konservasi Smber Daya Alam, Kementerian Lingkungan Hidup yang memiliki record baik saat membawahi tim teknis penanganan kasus Buyat.
Kategori visionary atau berpikir ke depan diberikan kepada Basuki Yusuf Iskandar, Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika. Kategori integrity diberikan kepada Herry Soetanto, Dirjen Kerja Sama Perdagangan Internasional, Departemen Perdagangan. Kategori leadership diraih Herry Purnomo, Dirjen Perbendaharaan, Departemen Keuangan.
Selanjutnya, kategori followership diraih I Nyoman Kandun, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Departemen Kesehatan.
Kategori lain untuk birokrat dengan ciri kompetensi diraih Anwar Supriyadi, Dirjen Bea dan Cukai, Departemen Keuangan, untuk kategori kompetensi teknis. Kemudian, Agoes Widjanarko, Sekjen Departemen Pekerjaan Umum, untuk kategori kompetensi manajerial. Yang terakhir kategori kompetensi sosial diraih Benny Wachyudi, Dirjen Industri Agro dan Kimia, Departemen Perindustrian.
Para juri adalah tim bentukan IBR yang selama setahun melakukan monitoring dan penilaian terhadap kinerja para Dirjen di departemen maupun kementerian strategis.
Semoga saja ajang seperti ini mampu memberi kontribusi pada tercapainya Birokrasi indonesia yang sehat karena bagaimanapun juga birokrasi yang sehat juga cerminan negara yang kuat
Setuju?
Bekamenga, striker Nantes yang eks pemain Persib
Diterbitkan September 17, 2008 olahraga 12 CommentsTags: bekamenga, liga indonesia, nantes, olahraga, persib, pssi, sepakbola
Mantan striker Chelsea dan Atletico Madrid, Mateja Kezman, tampil sebagai pahlawan saat Paris Saint Germain (PSG) menjamu Nantes di pekan ke-5 Ligue 1 Liga Prancis, Minggu atau Senin (15/9) dini hari kemarin. Dia mencetak satu-satunya gol pada menit ke-7 melalui titik penalti, hingga PSG menang 1-0.
Ini dia highliht pertandingannya,
Tapi bukan cuma striker timnas Serbia ini saja yang menarik perhatian. Kalo kita perhatikan Highlight pertandingan rasanya striker Nantes yang beberapa kali sempat mengancam gawang Mickael landreau ini wajah dan namanya sudah ga’ asing lagi dengan gibol Indonesia.
Selidik punya selidik, Ternyata Bekamenga pernah membela Persib bandung bahkan musim kemarin striker timnas kamerun U-23 ini masih rekan satu tim Eka Ramdhani. Lumayan lah ternyata masih ada “alumni’ liga Indonesia yang bisa tembus main di klub liga utama Eropa.
Setidaknya Bekamenga bisa jadi bukti kalo kualitas para pemain asing di liga indonesia bukan semuanya pemain kelas dua. Percuma PSSI memberi kuota tiap klub lima orang pemain asing jika kualitasnya sama dengan pemain lokal. PSSI awal musim kemarin malah mengeluarkan daftar Blacklist pemain bermasalah.















Komentar Terakhir