Polisi dan pencuri saling tembak!

Baku tembak antara polisi dan pencuri Alhamdulillah jarang terjadi di Indonesia. Terasa jarang ,atau memang betul jarang, mungkin karena film aksi Hollywood lebih sering Premierre di bioskop-bioskop. Di Indonesia juga tidak ada, semoga juga tidak, kelompok seperti triad, mafioso yakuza apalagi kartel seperti kartel medelin seperti di film-film.

Tapi, kejadian yang kemarin ini memang benar benar terjadi meski berbeda tempat. Kejadian pertama terjadi di Jember, Polisi polsek Ledokombo menembak mati Edy Sutoyo yang sedang mencuri kabel telepon. Lelaki 45 tahun ini ditembak saat memanjat tiang telepon. Polisi polsek Ledokombo ,yang mungkin pengagum Marconi, memutuskan untuk menembak karena tembakan pertama sebagai peringatan tidak dihiraukan.

Mungkin sekedar tips bagi kita jika berada pada posisi terjepit seperti itu, pilihlah meloncat dari ketinggian dengan resiko patah tulang daripada berakhir tragis di tiang gantungan listrik karena polisi kita selalu sigap dan siap tembak.

Kejadian kedua terjadi di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Junaidi, 31 tahun, yang diduga residivis menembak mati anggota tim BUSER polsek cakranegara Mataram. Korban, Jakob Palawan Tobing, ditembus tiga peluru dengan pistolnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi saat Brigadir Jakob yang mendapat informasi keberadaan Junaidi memilih pergi sendirian ke lokasi kejadian. Setelah bertemu dengan sang buron, Jakob menodongkan pistol kearah sang residivis. Mengira sudah tak berkutik, Jakob menelepon sesama polisi lewat hp saat itulah Junaidi merebut pistol Brigadir Jakob dan menembakkannya tiga kali. Namun, seberapa jauh Junaidi bisa lari, semua pasti ada ganjarannya dan kekerasan bukan jawaban.

Kasus kekerasan seperti ini sepertinya sudah sering terjadi, semoga saja tidak akan menjadi hal yang sudah biasa buat kita.

4 Responses to “Polisi dan pencuri saling tembak!”


  1. 1 Edi Psw Maret 25, 2008 pukul 11:06 am

    Wah, harus hati-hati kalau ada kejadian seperti itu. Khawatir kalau pelurunya nyasar.

  2. 2 petak Maret 25, 2008 pukul 3:50 pm

    ya, pak hati-hati. polisi kita dermawan peluru.
    ga seperti yang saya lihat di acara police chase di tv.

  3. 3 Sawali Tuhusetya Maret 25, 2008 pukul 7:33 pm

    untung saja yang menembak bukan satpam, hehehehe😆 konon satpam di indonesia itu yang paling ditakuti para penjahat, hehehehe😆 mau melakukan tembakan peringatan, tapi langsung kena kepala, hiks.

  4. 4 petak Maret 27, 2008 pukul 9:10 am

    waaa,
    bukan peringatan lagi tu pak kalo sudah kena kepala,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: