Dukungan lokal dalam kisruh internal PKB

Partai Kebangkitan Bangsa kembali mengalami kisruh internal setelah ketua umum dewan syuro PKB Abdurrahman Wahid  memberhentikan ketua umum Tanfidziyah hasil muktamar II semarang, Muhaimin Iskandar, karena dituding tidak loyal dan hendak melengserkannya melalui muktamar luar biasa.

Sebelumnya pada juli lalu, Muhimin bersama 4 orang pengurus partai lainnya yaitu Marwan Jakfar (wakil ketua DPP PKB), Ni’am Salim (ketua PKB Jateng), Erman Hermawan (ketua koordinator pusat garda bangsa), dan Hanif Dahiri (wasekjen PKB), pernah mendapat tudingan tidak loyal dan double standard. Muhaimin juga pernah diberikan peringatan setelah PKB mengusung Lukman Edy sebagai menteri dan saat muhaimin menolak meneken keputusan pergantian ketua fraksi PKB di DPR.

Muhaimin menyikapi pemecatannya dengan penolakan permintaan rapat pleno gabungan dewan Tanfidziyah dan dewan syuro untuk mundur dan hanya akan mengikuti rekomendasi muktamar. Pemberhentiannya melalui rapat pleno pengurus pusat dinilainya melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Ia juga sempat menunjuk beberapa nama yang dinilai berada dibalik pemecatan dirinya. Sedangkan, kelompok pendukungnya menilai sikap Gusdur main pecat membingungkan.

Hal yang kemudian menjadi penting adalah keputusan pemecatan Muhaimin mendapat dukungan berarti dari basis utama konstituen PKB yitu Jawa Timur. Hal ini tampak dari pernyataan ketua dewan Tanfidziyah jatim dan para pengurus PKB wilayah timur Jawa timur.

Ketua dewan tanfidziyah PKB Jatim, Hasan Aminudin menyatakan PKB wilayah Jawa Timur mendukung keputusan rapat pleno pengurus pusat dan menilainya sudah sesuai AD/ART partai. Sementara pengurus PKB wilayah timur Jawa timur menganggap pemecatan Muihaimin tidak berpengaruh terhadap perolehan suara mendatang karena dinilai sah dan harus ditaati daerah serta menganggap hal ini sebagai bukti dinamika internal partai yang sehat. Pernyataan ini ditegaskan pengurus PKB kabupaten Situbondo dan Bondowososeusai pertemuan pengurus PKB kabupaten/kota Jember, Bondowoso, dan Situbondo di Jember.

Jawa Timur merupakan basis massa terkuat PKB, dalam Pemilu 2004, Jatim menjadi penyumbang kursi terbesar bagi partai. Sangat kontras dengan wilayah DKI Jakarta misalnya, yang tidak menyumbangkan satupun kursi DPR bagi PKB. Wilayah timur Jawa Timur atau yang biasa disebut daerah Tapal Kuda Situbondo, bondowoso, dan Jember adalah basis kuat PKB.

 

PKB sangat mendominasi wilayah Tapal kuda yang menjadi basis perolehan suara pemilu 1999 dan 2004. Keretakan internal yang beberapa kali terjadi dalam tubuh PKB tidak mampu menurunkan perolehan suara di daerah ini. Hanya pindahnya kiai berpengaruh di Situbondo, K.H Fawaid As’ad ke PPP yang mampu secara signifikan merubah konfigurasi konstituen di daerah ini.   

2 Responses to “Dukungan lokal dalam kisruh internal PKB”


  1. 1 migontor Mei 3, 2008 pukul 1:03 pm

    Bukanya DPW JATIM sendiri juga pecah jadi dua. Karena orang-orang Cak Imin sekarang masih duduk di DPRD Surabaya padahal sudah di PAW oleh PKB Gus Dur, Garda Bangsa sempat menduduki kantor FKB memaksa mempercepat proses PAW.

  2. 2 petak Mei 3, 2008 pukul 8:42 pm

    DPW jatim yang saya maksud adalah pimpinan ketua tanfidziyah Hasan Aminudin yang sepenuhnya berada di belakang gusdur.
    Kubu Muhaimin bermanuver dengan melaporkan Hasan Aminudin yang juga Bupati Probolinggo ke KPK dengan dugaan korusi APBD 2004-2005, sesuatu yang, jika benar, seharusnya harus sudah dilaporkan sejak awal..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: