alasan Depdagri perlu membawahi institut sendiri

Dalam undang undang sistem pendidikan Nasional hanya Depdiknas dan Depag yang memiliki wewenang mengelola lembaga pendidikan kedinasan. Namun, nyatanya Departemen dalam negeri, Departemen Hukum dan Ham serta Departemen perhubungan pun juga membawahi sekolah kedinasannya sendiri. Rancangan undang undang tentang pendidikan kedinasan yang mengatur institusi pendidikan kedinasan dibawah departemen hingga kini masih digodok pemerintah.

Depdagri dalam hal ini membawahi lembaga pendidikan kedinasannya sendiri yang dikenal dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang kini telah berganti nama menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP).

Adanya institusi pendidikan yang dibawahi oleh Departemen dalam Negeri atau departemen lain non Diknas tidak perlu dikhawatirkan akan memelintir kebebasan ilmiah dan objektivitas ilmu pengetahuan. Institusi pendidikan bagaimanapun juga adalah wilayah yang bebas political interests.

Mengenai eksistensi IPDN yang berada dibawah Depdagri sebagai induk semang, menarik untuk menyimak apa yang pernah disampaikan Prof Taliziduhu Nraha yang menatakan,

Dalam hubungannya yang generalis, kepamongprajaan lebih sebagai seni (art) dan kreativitas ketimbang teknik dan spesialisasi. Kualitas ini tidak dapat dipenuhi oleh perguruan tinggi umum yang cenderung spesialistik.

posisi Institut Ilmu Pemerintahan yang berada dibawah Depdagri lebih merupakan sebuah jawaban dari kebutuhan yang spesifik akan output yang diproyeksikan akan lahir dari lembaga semacam IIP. Dengan struktur yang ada, Depdagri, yang memang memiliki interest terhadap eksistensi lembaga ini, dapat memberikan pengawasan (full-watched) pada proses pendidikan yang sedang berlangsung.

Institut Ilmu Pemerintahan adalah berbeda dengan universitas lain walaupun memiliki scope yang sama yaitu ilmu pemerintahan karena standar kompetensi lulusan IPDN/IIP adalah kepamongprajaan.

Iklan

13 Responses to “alasan Depdagri perlu membawahi institut sendiri”


  1. 1 ratutebu Juni 2, 2008 pukul 1:55 pm

    iyahhh.. kenapa ya?? *bingung bertanya-tanya*

  2. 2 sluman slumun slamet Juni 2, 2008 pukul 2:41 pm

    egoisme lintas sektoral
    πŸ˜€

  3. 3 hanggadamai Juni 3, 2008 pukul 1:49 pm

    *bingung*
    gtw jawabnnya apa.. 😦

  4. 4 petak Juni 3, 2008 pukul 2:31 pm

    @ ratutebu : πŸ˜€ saya edit judulnya..

    @ sluman slumun slamet : Depdagri memang sangat berkepentingan akan eksistensi lembaga pendidikan dibawah naungannya, sayah tidak setuju disebut egoisme lintas sektoral.

    @ hanggadamai : tenang bang, Besok saya tanya Galileo πŸ˜€

  5. 5 mybenjeng Juni 4, 2008 pukul 2:24 pm

    tuh yang pengen banget jadi PNS buruan daftar… πŸ™‚

  6. 6 torasham Juni 7, 2008 pukul 7:43 pm

    tambah rumit ajah KKN nya :))

  7. 7 petak Juni 8, 2008 pukul 7:24 pm

    @ mybenjeng : PNS masih jadi favorit ya πŸ˜€

    @ torasham : Mboh bang saya bingung, kan bukan postingan investigasi πŸ˜€

  8. 8 ILYAS AFSOH Juni 9, 2008 pukul 8:31 am

    kebanyakan departemen

    boros Mas

    Gak efektif

  9. 9 azaxs Juni 9, 2008 pukul 3:26 pm

    Hmm.. kayae perlu dipelajari dulu deh…

  10. 10 achoey sang khilaf Juni 9, 2008 pukul 7:56 pm

    Ih serem kalo denger IPDN πŸ™‚

  11. 11 Yari NK Juni 10, 2008 pukul 7:28 am

    Kalau menurut saya di bawah naungan Departemen apapun, yang terpenting adalah sistemnya. Harus ada perbaikan sistem sehingga “keberengsekan2” masa lalu tidak terulang lagi di masa yang akan datang…. πŸ™‚

  12. 12 petak Juni 11, 2008 pukul 8:48 am

    @ ilyas afsoh : Semoga saja kinerjanya kedepan lebih baik ga perlu lagi dapat Disclaimer kalo memang betul seperti yang mas bilang ga efektif+boros,

    @ azaxs : Hmm..Sinichi kudo ya πŸ™‚

    @ achoey sang khilaf : speechless 😦

    @ yari NK : Akhirnya… πŸ™‚
    Setuju banget bang, Sistem harus selalu responsif dengan tantangan juga cobaan πŸ™‚

  13. 13 zuLHam Juni 11, 2008 pukul 10:33 pm

    alasan lainnya mungkin supaya semua dapat eselon kali ya?
    salam kenal!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: