Cukup sudah Beruang merah

Langkah fantastis Rusia besutan tsar Hiddink berakhir. Berhadapan dengan Spanyol di semifinal, Rusia dilumat habis tiga gol tanpa balas. Permainan kolektif plus semangat tinggi belim cukup bagi Rusia untuk menghentikan laju Spanyol mengulang sejarah melaju ke final seperti di Euro 1964.
Gol pertama spanyol dicetak oleh Xavi Hernandes pada menit 50′ sekaligus gol pertamanya di pentas Euro 2008. Gol kedua dicetak Dani Guiza hasil kerja sama manis dengan Cesc Fabregas yang baru masuk menghentikan David Villa. Gol ini menjadi bukti ketajaman Bomber yang menyandang gelar Top scorer la liga ini. Gol penutup pada menit 82′ dicetak David Silva hasil dari assist Fabregas.
Hasil ini seperti mengulang pertemuan pertama mereka di awal penyisihan grup di Insbruck. Saat itu Spanyol menang 4-1 menggenapkan total 7 gol yang berhasil dicetak pemain pemain Spanyol ke jala Igor Akinfeev dalam satu turnamen.
Trophy Euro kali ini bisa saja menjadi milik La Furia Roja, julukan Spanyol. Tim ini sangat komplit dan skillfull dari kiper hingga barisan depan terutama lini tengah yang sangat kreatif dan selalu mampu menjamin penguasaan bola dalam pertandingan.
Perolehan poin sempurna di babak penyisihan grup D serta keberhasilan menghentikan langkah Italia dan Rusia cukup untuk membuat Luis Aragones optimis dalam menghadapi jerman di final. Bukankah dengan kostum kuning saja Spanyol bisa mengalahkan Rusia di semifinal?

0 Responses to “Cukup sudah Beruang merah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: