It’s not the winner but the loser

pilkada langsung

pilkada langsung

Pilkada gubernur Jawa timur periode 2008-2014 telah usai digelar. Meski KPUD belum secara resmi melansir hasil perhitungan resmi, menurut Quick count LSI tampaknya Pilkada Jatim ini akan terus berlanjut ke putaran kedua. Berdasarkan UU No 12 tahun 2008, tentang hasil revisi terbatas Undang-undang 32 tahun 2004, Pilkada harus digelar dua tahap jika tidak ada pasangan calon yang mendapat perolehan suara lebih dari 30% .

Menurut hasil Quick Count Lingkaran Survei Indonesia (LSi), dua pasang calon yang dipastikan akan bertarung di putaran kedua adalah pasangan nomor urut lima, Soekarwo-Syaifullah Yusuf, dan pasangan nomor urut satu, Khofifah Indar P-Mujiono.

Pilkada tahap pertama kemarin cukup sukses meski angka golput mencapai 40%. Pilkada adalah sarana berdemokrasi yang berujung pada kesejahteraan rakyat. Semua orang, khususnya masyarakat provinsi yang pada jaman Belanda pernah bernama Oesthoek ini, berharap siapapun Gubernur terpilih nantinya semua kebijakan yang di ambil mestilah bermuara pada kesejahteraan rakyat.

Pilkada Jatim ini juga tentu harus dapat menjadi media pencerdasan politik masyarakat jawa timur. Proses Pilkada yang telah banyak digelar di daerah juga kian mengukuhkan posisi daerah sebagai lini depan penjaga demokrasi.

Memang, banyak juga terjadi konflik dalam penyelenggaraan Pilkada. Disinilah dibutuhkan kebesaran hati setiap pihak terutama para elit politik untuk mau bersikap legowo dalam menerima hasil pilkada sebagai Kompetisi demokratis. Pilkada sebagai proses politik haruslah berdampak positif bagi masyarakat. Seperti apa yang Anies Baswedan, Rektor universitas Paramadina, pernah katakan bahwa penentu berhasil atau tidaknya demokrasi is not the winner but the loser.

9 Responses to “It’s not the winner but the loser”


  1. 2 antown Juli 27, 2008 pukul 10:54 pm

    golputnya banyak bgt ya?? trus kapan ya kira2 putaran kedua

  2. 3 Hamdan Juli 28, 2008 pukul 1:06 pm

    Mari tunggu kondisi hasil pilkada putaran kedua. Ada yang legowo tidak ya?

  3. 4 mew da vinci Agustus 1, 2008 pukul 6:09 am

    Hari gini masih ada yang golput.😀
    Trus, paling tingginya berapa waktu putaran pertama? dan siapa?

  4. 5 gsgmastal Agustus 1, 2008 pukul 5:48 pm

    banyak golput neeehh

  5. 6 gsgmastal Agustus 1, 2008 pukul 5:49 pm

    salam kenal

  6. 8 Arsyad Salam Agustus 2, 2008 pukul 8:08 pm

    tingkat golput 40 persen bisa dikatakan sukses?🙂
    salam kembali… trims atas kunjungannya di blog saya🙂

  7. 9 utchanovsky Agustus 3, 2008 pukul 2:30 am

    – Pemerintahan yg korup
    – kehidupan susah

    kayaknya dua faktor di atas yg bikin rakyat malah masa bodoh dengan pemilu. Pemerintah harusnya mengevaluasi soal ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: