Polarisasi halal

Ajakan  Taufiq Kiemas membentuk koalisi Golkar-PDIP bisa jadi positif jika diisyaratkan untuk membentuk sebuah pemerintahan yang kuat dengan kestabilan politik dan ekonomi dalam waktu yang lama. tanpa koalisi single majority di parlemen sulit dicapai dengan sistem miltipartai yang sekarang kita anut. Koalisi antar partai yang memiliki kesamaan asas seperti Golkar-PDIP yang masing masing pernah menjadi pemenang Pemilu 2004 dan 1999 boleh lah menjadi jalan ke arah sana.

Saat ini koalisi kedua partai memang masih sekedar wacana awal. Realisasi dan seperti apa bentuk nantinya jelas tergantung dari elit kedua partai. meski begitu, selalu ada yang menarik untuk dicermati karena tiap wacana tetap menarik sebagai sebuah proses pembelajaran. Wacana, tidak seperti gosip, akan terus bergulir menarik opini baru untuk mencari bentuk terbaiknya.

Salah satu yang menarik dalam wacana koalisi adalah adanya kekhawatiran akan adanya polarisasi jika koalisi nanti jadi terbentuk. Koalisi kebangsaan antara Golkar dengan PDI perjuangan akan membuat koalisi lain terbentuk seperti koalisi islam dari partai partai islam atau mungkin juga koalisi partai kurcaci gabungan dari partai kecil.

Polarisasi dalam negara demokratis adalah hal yang wajar meski memang Single Majority  dibutuhkan untuk sebuah pemerintahan yang kuat. kultur politik yang menolak polarisasi adalah kultur politik lama warisan Orla dan Orba. kultur politik yang menurut Syahrir adalah kultur yang meharuskan kekuasaan poltik sebagai sesuatu yang bulat dan utuh. Reformasi yang telah bergulir hingga saat ini seharusnya diikuti dengan perubahan kultur politik.

7 Responses to “Polarisasi halal”


  1. 1 herry setyono Agustus 28, 2008 pukul 11:48 am

    gak bisa bayangin, megawati duduk bareng jusuf kalla…

  2. 2 edy Agustus 28, 2008 pukul 11:55 am

    apapunlah, kalo emang bisa membawa perbaikan
    rakyat udah makin apatis dan alergi penguasa…

  3. 3 Singal Agustus 29, 2008 pukul 7:35 pm

    perekatnya apa ya, agar tidak retak setelah mereka berkoalisi.

  4. 4 Kyai Slamet September 1, 2008 pukul 11:07 am

    perekatnya ya KEPENTINGAN😀

  5. 5 petak September 2, 2008 pukul 11:24 am

    Ya itu sudah om Superglue abadinya
    Kepentingan,

  6. 6 akaldanhati September 2, 2008 pukul 9:30 pm

    saya udah apolitis euy…
    gpp kan?

  7. 7 petak September 11, 2008 pukul 9:10 am

    kalo memang demokratis
    intinya kan pilihan
    bukan memilih,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: