Retorika

Meski awalnya banyak yang meragukan pilihan Jhon McCain padanya, Sarah Palin ternyata mampu membuktikan bahwa pilihan kandidat presiden partai republik itu tidaklah salah. Polling terbaru USA Today menunjukkan veteran Vietnam ini mengungguli Obama yang sudah lebih lama mendominasi.

Salah satu senjata ampuh yang dimiliki Sarah Palin adalah kepiawaiannya dalam berretorika. Dia lincah mengelak serangan “perkenalan” dari Obama bahkan secara lugas menyerang balik dengan mengatakan

Dalam politik, ada sebagian calon yang menggunakan perubahan untuk mendorong karirnya. Kemudian ada oarang lain, seperti Jhon McCain, yang memakai karir mereka untuk mendorong perubahan.

Sama sekali tidak jelas memang siapa yang akan membawa perubahan di Gedung Putih karena politik bukan masalah antara hitam dan putih tapi yang terpenting, dan ini yang membuat menarik, adalah seni bagaimana orang percaya kalo yang ini putih dan itu hitam.

Setidaknya Sarah Palin mampu menyaingi Obama yang memang dikenal hebat dalam manuver retorika. Barrack Hussein Obama besar salah satunya karena kemampuannya menyusun rangkaian kata bahkan ada yang menyamakan pidato spontan The Audacity of Hope-nya saat konvensi partai di tahun 2004 dengan I Have A Dream-nya marthin luther king Jr.

Pemilihan Presiden Amerika ini setidaknya bisa memberi contoh bagi elit politik kita  bagaimana berpolemik secara cerdas dan dewasa dengan mengedepankan aspek intelektualitas tidak sekedar memberi kesan saur manuk. rasanya kita tidak perlu lagi mendengar pilihan kata seperti poco-poco, dansa, tebar pesona, I don’t care atau apalah..

5 Responses to “Retorika”


  1. 1 petak September 11, 2008 pukul 10:10 am

    Ada perseteruan baru antara Barrack Obama versus Sarah Palin
    Palin pernah bilang
    Apa yang membedakan ibu rumah tangga yang aktif dengan seekor Pitbull? Lipstick

    Kemarin “serangan balik” Obama malah menuai kecaman
    Dia bilang,
    kalo seekor babi diberi lipstick, dia akan tetap seekor babi

    Sepertinya Sarah Palin jadi mirip gennaro gattuso yang memancing seorang Zidane untuk berbuat kasar😀

  2. 2 dcamz September 11, 2008 pukul 11:41 am

    ooo…jd persaingannya di kebun binatang yah ??? ada pitbull dan ada babi 😆
    tp keren emang, mereka tidak mudah terpancing emosinya 😛
    coba di negeri ini, baru hal tuduh menuduh “percaloan” aja udh jotos²an.. apalagi babi-babian hwahahahahah..tusuk²an deh kayane…:mrgreen:

  3. 3 feriadi isander benhur September 11, 2008 pukul 12:02 pm

    suatu waktu indonesia juga bisa seperti demokrasi amerika,
    jangan pesimis.

  4. 4 ariefdj™ September 11, 2008 pukul 2:53 pm

    ..demokrasi di Indonesia baru bisa dijalankan dengan baik, jika pemerataan tingkat pendidikan sudah memadai.. kalo dibandingkan dengan demokrasi di amerika sih, paling tidak di indonesia tidak membawa2 hewan utk ejekan ke lawan politik.. he he..

    ..perbedaan yg cukup terasa di negeri ini dengan di negara2 lain yg sudah maju adalah, ketika salah satu kandidat menang, maka kandidat yg kalah dan para pendukungnya sibuk mencari2 kesalahan ‘pihak lawan’ utk melakukan hal2 yg aneh2… selain itu, tokoh2 politik yg berupaya jadi ‘wakilnya rakyat’, tidak di-seleksi oleh institusi dan aturan standar yg ketat..

    ..kembali ke pilpres di amerika, kalo gak ada sesuatu yg diluar pakem, Jhon McCain lah yg bakal jadi presiden Amerika berikutnya, karena konon rakyat amerika tidak suka didominasi oleh orang2 muda tanpa pengalaman yg jauh dari tipe pemimpin.. Sarah Palin cukup tangguh untuk memancing Obama melakukan ‘blunder’..

    yeah.. siapapun yg menang, gak ngaruh juga sih terhadap : Irak – Afghanistan, Iran, dst, juga thdp penjara paling barbar saat ini di Guantanamo..

  5. 5 petak September 12, 2008 pukul 9:49 am

    dcamz : Saya suka kata2nya mas ariefdj
    Sarah Palin cukup tangguh untuk memancing Obama melakukan ‘blunder’..
    kepancing ke kebun binatang nih Obama..

    feriadi isander benhur : bukannya pesimis sih
    tapi kita kan memang mesti mencari pelajaran dari setiap orang.. dari yannkee juga:mrgreen:

    ariefdj : Setuju om
    pendidikan harus jadi yang utama.
    Obama ato McCain yang ga berubah
    Israel sama guantanamo
    kalo pandangan pada Indonesia?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: