Posts Tagged 'blog'

Dashboard baru!!

dashboard wordpress

Tampilan dashboard WordPress baru lagi nih. Sempet kaget juga disuguhin lay-out baru setelah beberapa hari ga Blogging gara-gara laptop hang. Biar kagetnya ga kelamaan mending buat posting aja 🙂
Perubahan tampilan yang sekarang ini sepertinya lebih rame dari yang dulu-dulu padahal dari awal blogging cuma baru dua kali ngerasain tampilan dashboard ganti 🙂

Saya suka dengan perubahan tampilan dashboard yang sekarang karena kesannya lebih simpel tapi tetap fungsional. Plus adanya fitur baru Quickpress yang sangat cocok buat user dengan bandwidth terbatas seperti saya 🙂 maklum masi doyan gratisan. Jadi ga perlu lagi klik new post yang biasanya butuh waktu lama.
Salut deh buat WordPress, gratis ko’ tambah lama malah  tambah enak 😀

Iklan

Balik dari Facebook

yayak2Senang juga akhirnya bisa posting lagi. Setelah kira-kira dua bulan hiatus, atau apalah sebutannya kalo lagi males Blogging. Sepertinya om Tuyi juga sudah mulai kangen dengan Saya . kwkakk.. *Lebaran kemarin saya sempat lewat bulakamba lho om*
kalo sekarang rasanya saya sudah dapat lagi gairah untuk Blogging. Jadi ingat postingannya Mas Achoey dulu yang intinya seorang Blogger butuh konsistensi untuk bisa terus ngeblog dan memang buat saya pribadi konsistensi sudah lama jadi masalah pribadi.
Tapi kali ini bukan itu alasan saya kabur dari petak. Saya keranjingan Facebook!. Asyiknya nge-facebook sempat sukses menggantikan mood ngeblog saya. Ga heran lagi baca artikel di Detik Kalo popularitas situs jejaring social seperti facebook juga sukses menggeser dominasi situs porno.
*tapi bukan berarti Blog saya ini porno :)*
Gara-gara Facebook jatah ngenet saya yang biasanya buat Blogging dan Googling semuanya teralihkan. Untuk buka FB dan Blog bersamaan tentu ga sempat. Saya masih punya prioritas sendiri, kuliah. Saya khan mahasiswa yang ikutan Ngeblog bukan blogger yang ikutan nge-mahasiswa. :mrgreen:
Sekarang saya kembali ke Petak, bukannya karena sudah mulai bosan dengan FB tapi sedikit Karena terpaksa. Akses untuk Log-in FB lewat wireless kampus sekarang sudah mulai berat maklum jatah gratis tapi untungnya tidak untuk WordPress. makanya sekarang saya mau balikan (dengan sedikit terpaksa)

6 bulan pertama Ngeblog

Ga terasa sudah 6 bulan umurnya Petak, 12 september kemarin sih tepatnya. lumayanlah sudah setengah tahun. Alhamdulillah baru 59 tulisan yang sudah saya posting.

Petak ini blog pertama saya tapi sudah terasa banyak manfaatnya terutama dalam belajar menulis, selain juga bonus lebihnya dapat membangun silaturrahim dengan menambah teman baru. *awalnya sih ga percaya cuma nulis di blog bisa nambah teman*

Kalo ditanya tujuan ngeblog, yang pertama saya jawab pasti belajar menulis. jangan heran kalo blog ini ga ada niche, yang ada malah gado-gado.

Lewat blog mungkin saya bisa menguji orisinilitas ide dan kekhasan tulisan, itu juga kalo memang punya 🙂 kalo cuma lewat kuliah sama ujian semester kan ga bisa, tolah-toleh dikit aja jawaban bisa ga lagi orisinil 😀

Pertama mulai ngeblog, jujur saya ga tahu mau nulis apa. akhirnya terbesit ide untuk cari bahan tulisan di sekitaran saya sendiri dan ya, ternyata tulisan pertama saya tentang bapak bukan Hello World!

Saya sadar masih banyak kekurangan dengan tulisan saya di blog ini. Meski kurang lepas dan ga blak-blakan bukan berarti ada sebuah pretensi. sampai sekarang pun saya masih belajar menulis.

jika untuk memiliki kekuatan dan kekhasan dalam menulis terlebih dulu butuh tulisan awal yang apa adanya, blog ini memang sengaja dikorbankan kesana. blog ini memang masih apa adanya.

Passion to share

Kini semakin banyak saja orang yang keranjingan sama yang namanya blog, termasuk juga saya salah satunya 🙂 . Kalo dipikir-pikir sih blogging memang lebih banyak manfaatnya daripada mudharatnya *bahasanya influencer sih gitu* apalagi sekarang sudah banyak blog hosting lokal Indonesia seperti dagdigdug, blogdetik dan banyak lainnya.

Makanya, kampanye gerakan sejuta blogger yang dicanangkan om Nuh saat Pesta Blogger 2007 kemarin perlu didukung. Ga perlu ambil pusing dengan tudingan Blogger itu Hacker atau apalah, Devil May Care. Ga perlu jadi Hacker kalo cuman untuk buat Blog!

Menkominfo memang juga pernah bilang kalo Blogger bukanlah pihak yang berhak menyebarkan informasi. It’s ok toh Blogging juga positif membangun budaya menulis. bangsa yang besar adalah bangsa yang siap memasuki budaya menulis, katanya sih begitu.

Ada satu kesamaan kalo semua Blogger di dunia dikumpulkan jadi satu *di ruang 3×4*. Semua Blogger pasti merasakan dan memiliki apa yang bahasa minangnya disebut Passion to share, hasrat untuk berbagi. Hasrat ini lah yang membuat kita terus betah Blogging, jadi rajin Blogwalking lah trus kalo ada sesuatu kejadian, atau apalah, yang menarik perhatian kita biasanya ada dorongan untuk kita tulis di Blog agar bisa share dengan yang lain.

Esensi blogging adalah berbagi. Passion ini juga lah yang membedakan Blogger dengan wartawan media mainstream. Kalo wartawan lebih menekankan sisi to cover dalam menulis berita, Blogger lebih pada sisi to share.

Hmm… Jadi intinya hari ini? Blogger ga ada yang pelit :mrgreen: makanya ayongeblog!

We’re Back!!!

We’re Back

Seperti kata iklan serial Simple life 4 di TV yang nunjukin Paris hilton sama Nicole Richie mempromosikan reality shownya, sekarang saya buat iklan yang sama 😀 setelah dengan tega selama dua minggu lebih sudah menelantarkan blog ini. Tapi ga seperti acara Simple Life yang ujung2nya bintangnya jadi ga akur, Blog ini akan terus saya sayang 😀 😀 😀

Blogger tidak berhak menyebarkan Informasi

Blog hadir dari sebuah proses revolusi Informasi. Ia adalah hasil perkawinan antara teknologi dengan jurnalistik baru. Kehadiran blog memberikan pilihan baru akan akses Informasi bagi masyarakat. Namun, Blog belumlah dapat dikatakan alternatif media Informasi jika mengingat apa yang pernah dinyatakan oleh menteri komunikasi dan Informatika M Nuh bahwa Blogger bukanlah kalangan yang mempunyai hak menyebarkan Informasi seperti halnya media massa mainstream.

Disahkannya Undang undang tentang Informasi dan transaksi elektronik (ITE) dengan pasal KUHPnya juga mengatur tentang pemberitaan daring atau online belum cukup mensahkan blog sebagai media Informasi baru. Meski merupakan hasil perkawinan resmi antara jurnilistik baru dengan teknologi, blog belum dapat dikatakan sebagai anak sah kalo tidak bisa disebut anak haram.

Blog memang dapat berlaku subjektif, karena berita yang dimuat semua berdasarkan selera pemilik blog dan hanya dia yang dapat bertanggung jawab atas kebenaran berita karena memang blog juga adalah media untuk kebebasan berekspresi. Dibanding wartawan yang lebih mencerminkan sisi to cover, blogger lebih menekankan pada adanya passion to share. Blog hadir tidak sebagai substitusi media mainstream karena bagaimanapun juga seperti Marshal Mcluhan pernah katakan “medium is message”.

Blog sebagai social journalism juga memiliki banyak kekurangan, Vincent Maher dari rhodes university menyebut kelemahan jurnalisme ini karena tidak memiliki “3e” yaitu etika, ekonomi, dan epistemologi. Tapi blog sebagai jurnalisme publik juga pasti akan terus berkembang.